Kamis, 13 Juli 2017

INSPIRASI DARI BATAS NEGERI

Mentari pagi terlalu indah untuk ku sambut hanya dengan senyuman Semilir angin terlalu syahdu untuk mengawal rasa rindu Daun yang berguguran seakan tak sabar untuk bertemu Kau… Mendekatlah, mari merenung sejenak Pandanglah wajah mereka Anak tak berdaya dibarisan terdepan terluar Indonesia Tengoklah…. Betapa fakir ilmu diri itu Berselimut asa Merangkai hidup penuh onak dan duri jangankan untuk berseragam sekolah berangkat sekolah saja sudah syukur jangankan untuk menuntut ilmu untuk bertahan hidup, diri pun tak sanggup jangankan untuk berprestasi bisa baca tulis itu sebuah kebanggaan jangankan untuk menyanyikan lagu kebangsaan membaca pun masih terbata-bata dadaku bergemuruh… nafasku tersengal tatkala kupandangi mereka menerjang derasnya hujan bahkan melawan arus sungai tuk sampai bangku sekolah sejauh apapun kaki menapak, itu menguatkan sejauh mata memandang, hanya tatapan penuh harap sejuta tanya tak terpecahkan mengapa terjadi? Sesekali terungkap cerita, hatiku merana Kemana kau, wahai pemuda? Saat bumi pertiwi merintih Dimana kau? Mana janjimu yang selalu kau ucapkan lewat lagu nasionalmu Sejauh mata memandang Harapan masih terbentang Secuil ilmu sejuta mimpi Mari beraksi tuk bangun negeri Salam MBMI