Sabtu, 14 Desember 2013

mimpi

gelap...
secercah cahaya perlahan mendekat
ku coba mengejar
tapi cahaya semakin mengecil, mengecil, dan menghilang
ku coba berlari
tapi hanya kegelapan yang aku dapati

hentikan langkah
tapi nuraniku menolak
"ayo lari pintar"
ku langkahkan kaki
aku terus berlari dan terus berlari
hingga aku terbangun
dan ternyata aku hanya bermimpi :)


Kamis, 12 September 2013

Catatan aisyah_aisyah cii culund III (berawal dari masalah)

11 Juni 2011 pukul 7:25
BERAWAL   DARI   MASALAH



Well….welll…well….
Writing is not easy??
Itu menurut eky aisyah_aisyah ciiculud!!
Ozt.. bicara menulis berarti meluapkan segala isi hati dalam bentuk kata demi kata yg terbentuk oleh kreasi dan inovasi.

Sedangkan aku??????
Huft,,, belum bisa berkreasi???
Apalagi berinovasi???
Tapi gpp.lah…. mungkin awalnya aku belajar membaca karya orang lain dulu,,,

Dari situ mungkin aku bias belajar meluapkan uneg-uneg <lebai deh="" .="">
Dari mata turun ke hati, beraksi di tangan…. <begitu kata temen-temenku….>
Tapi terkadang aku kalah dengan diriku…
Baru nulis satu paragraph ajha udah nyerah kalo gak gitu  kehilangan ide. Aku memang payah.
Aku suka iri sama teman-teman yang pada jago nulis.

Meskipun begitu aku yakinkan diriku bahwa mereka semua tak akan bisa menulis sebagus itu apabila mereka patah semangat dan  tidak rajin belajar. Walaupun terkadang banyak kritikan datang silih berganti, namu temen-temen tetap semangat.

Aku mulai tertarik dengan menulis karena aku bingung ketika banyak masalah, dan waktu itu aku gak punya temen.
Ya udah tanpa basa-basi aku langsung ambil apapun yang ada disekitarku terus menulis semua unek-unek dihatiku sampai aku lega.
Kalau lagi kesel,, pokokya jengkel or mangkel, , , aku juga mengunggapkan emosiku ke dalam tulisan, tapi langsung aku bakar.
Biar nie hati plong. .



Eiiiiiiiitttt….
Tapi jangan salah, saat aku meluapkan isi hatiku, aku curhatnya sama Sang Pemberi Masalah. . . .
Bukan diary, teddy bear, atau siapalah. . . .
Ea, menurut aku lebih lega aja kalo mengadu dengan NYA. .  .



Nb :Aku baru sadar ternyata hobiku lahir dari masalah-masalahku.
Itulah Rahasia ALLAH swt.
Semua yang diberikan Allah, itu memberikan manfaat,,,,
Sekalipun itu menjijikkan, atau menggelikan.
Anggap saja itu semua anugerah terindah dari Allah yang tidak semua orang dapat merasakannya…..

</lebai>

Catatan aisyah_aisyah ciiculund II

22 Mei 2011 pukul 19:16
Assalamualaikum wr. wb.

hari ini aku ingin bercerita.....


Aku merasa setiap detik yang aku lalui penuh dengan cobaan
Tapi aku yakin bahwa ALLAH punya rencana yg lebih indah di balik ini semua
.
.
.
.
Aku tahu ALLAH tak akan memberikan cobaan diluar kemampuan umatnya
Tapi tak munafik, aku selalu menggeluh ketika cobaan bertubi-tubi datang
Aku hanya mampu beristighfar….
Semoga ALLAH segera memberikan jalan yang terbaik

.
.
.
.
.
.
Dan aku berusaha menerima segala keputusan yang ALLAH gariskan pada lumpur hitamnya yang begitu hina ini
Ya Rabb Ampunilah segala dosaku
Ya Rabb ringankanlah segala beban dalam dadaku
Ya Rabb tuntunlah aku menuju surgamu


Aku hanya ingin menjadi sosok yg sekuat ombak dan sekeras terumbu karang ketika menerima ujian
Ketika pertama kalinya ombak datang
Mungkin terumbu karang akan bergoyang kesana- kemari


Kedua,  terumbu karang akan memahami
Kapan ombak kecil akan datang,
gelombang badai akan membawa bencana
Dan pada akhirnya terumbu karang akan tetap tegak pada dasarnya

NB_ buat teman-teman,,,
tetap semangat ya????
jangan jadikan masalah sebagai musibah...
tapi jadikan masalah sebagai anugrah...

KEEP SPIRIT!!!!!
wassalamualaikum wr. wb.

Catatan aisyah_aisyah ciiculun

Assalamualaikum wr. Wb.
1 February 2011…..
Di tempat yg istimewa…..



Teman-teman…..
Sesungguhnya bersama kesusahan ada kemudahan….
Allah menciptakan sesuatu selalu berpasang-pasangan….
Yakinilah itu…
Begitu juga hidup kita,,,
Suatu ketika kita  mendapatkan musibah yang luar biasa versi kita…
Sampai-sampai kita memusuhi Allah…

Naudzubillah…

Teman-temanku,,,,
Allah menciptakan segala hal berpasang-pasangan dikarenakan agar manusia mau berusaha,,,,
agar ada proses dlm kehidupan ini….
Bayangkan jika hidup kita ini hanya yg enak-enak sja…..
Atau sebaliknya….
Pastilah tidak akan menarik,,,,




Setelah cucuran air mata akan terbit sebuah senyuman…..
Dan setelah siang,,, ada malam….
Setelah nestapa pastilah ada keceriaan…
Nestapa akan usai dengan seijin Allah….



Sahabatku……. Kesedihan yang berlarut-larut akan memudahkan syetan merasuk dalam hati kita…..
Ketika hati kita merasakan kenestapaan yg mendalam….
Segeralah ambil wudhu….. sholatlah….. dan dzikirlah…..
Sampai hatimu merasa tenang..




Allah berfirman:

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman” (QS. Ali-Imran:139)

Ketahuilah teman… bahwa Allah-lah yang melapangkan segala resah dan kesah,,,
Maka terus meneruslah meminta kepada-NYA.

Belajarlah bersabar dari wanita yang bernama asiyah (istri fir’aun), setia dari kadijah (istri nabi saw. Yang pertama), jujur dari aisyah (istri nabi yang paling muda umurnya), dan teguh hati dari Fatimah (putri nabi saw.)





Teman-teman…. Disini aku hanyalah anak kecil yang belajar menulis….
Menulis pengalaman / pelajaran yg pernah aku dapatkan…
Jika ada kesalahan itu datangnya dari saya…
Dan jika membawa kebaikan itu datangnya dari Allah….
Saya tunggu kritik dan sarannya,,,,,,,,,
Apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf…..
Semoga kutipan ini dapat memberikan pencerahan kpd teman-teman…..
Wassalamualaikum…..

TERLANJUR PERGI UNTUK SELAMANYA

 10 Oktober 2010  pukul 13:13
pertama kali q bertemu  dengan engkau.....
kau menyambut q dengan senyuman yang begitu hangat
q haturkan salam...
engkau pun segera menjawabnya dengan lembut...
ku cium tanganmu.....
kau begitu baik kepada q...
kau berikan petuah-petuah untuk q...

walaupun q bukan sanak saudaramu....
kau menganggap q sebagai ______
dan pintu rumahmu pun selalu terbuka lebar untuk q...


kau.....
bahkan kau selalu mengingatkan 5 waktu q...
kau....
begitu care kpda q..
bahkan..... _____mu iri kpda q...
tpi ketika q menanyakan kbr n ingin bertemu denganmu,,,,,

dia memberi tahu q bahwa...
bahwa kau tlah tiada..
sungguh hati q tak percaya bahwa kau tlah tiada..
q tak menyangka maut begitu cepat menjemput kau....
q menangiz tersedu-sedu...
q merasa bersalah karena tak segera bersilaturahim ke rumahmu...
q menyesal...
karena kau terlanjur pergi untuk selamanya....

Ya ALLAH,,,, berikanlah tempat yang paling indah untuknya...

Idolaku

 24 November 2010 pukul 19.27
Idola saya adalah habiburrahman  el shirazhy… beliau biasa di sapa kang abik. Kang abik lahir di Semarang tanggal 30 september 1976
Kang abik adalah seorang penulis yang  profesional dan termashur.
Beliau menciptakan  novel-novel pembangun jiwa yang begitu menarik untuk dibaca bahkan diteladani.
Karya-karyanya pun tidak diragukan lagi… setiap novel yang dibuatnya pasti menjadi best seller…
Bahkan beliau diberi julukan ‘’tangan emas’’ dan pernah meraih ‘’pena award pada tahun 2005’’
Selain menulis beliau juga mempunyai kesibukkan berdakwah. Bahkan pernah dalam sehari beliau mendapat job kerja di 8 tempat untuk berdakwah.
Habiburrahman el shirazy pernah menempuh pendidikan S1 di universitas al azhar cairo, mesir,
serta S2 di institute for Islamic studies in cairo.
Karya-karyanya adalah sebagai berikut; ayat-ayat cinta, ketika cinta bertasbih, diatas sajadah cinta, dalam mihrab cinta,nyanyian cinta, pudarnya pesona Cleopatra,ketika derita mengabadikan cinta.

aku ingin sekali bisa seperti beliau...
karya yg paling q sukai adalah PUDARNYA PESONA CLEOPATRA
karena ceritanya begitu menarik

KENANGAN INDAH DI SMPN 3 MAGETAN TERCIENTHA

24 November 2010
Aku rindu……..
Begitu rindu…..
Akan masa-masa dimana  aku bisa bercanda, bersedih, bercengkerama dengan sahabat-sahabat..

Aku rindu… suasna kelaz yang seperti pasar…
Aku rindu… saat kita terdiam ketika diomeli guru-guru….
Aku rindu ketika kita bersama-sama melntunkan ayat suci al qur’an
Aku rindu saat guru menerangkan sedangkan kalian juga asyik ngobrol bahkan smsan di kelaz
Aku rindu ketika bel ganti pelajaran berbunyi semua ank yang da di dalam kelaz berhamburan keluar menuju kopsis…..
Aku rindu seorang lelaki tua yang suka membawa pentung saat mengajar…





Q rindu guru yang dijuluki suneo oleh teman q…
Q rindu guru yang diaku’’ momy oleh anak’’
Q rindu guru yg brsuara cempreng   yg ngajar pkn….
Q rinndu pak edy….. wali kelas yg cerewet,,, njengkelin…. Tapi perhatian.. dan ngangenin….
Q rindu guru cewek yang super duper  high d smp 3 magetan..
Q rindu guru yg paling galak serta terkenal dengan dandanannya yg menor….
Q rindu guru yang cristiani yg terkadang perilakunya aneh…
Q rindu pda guru cantik… bertubuh mungil n berkulit putih walaupun dy udah tidak muda lagi..
Q rindu sesosok pria gagah yg hitam manis yg selalu berdiri di depan gerbang serta menyeberangkan ank’’ wktu akan menyeberang jalan…
Q rindu ketika kelas usai dibersihkan kita terus glosoran+ tiduran dilantai……………
Q rindu musola yg dulu q menangis ketika d.berikan bebertapa kutipan ayt suci al quran
Q rindu sesosok pria yg memanggil q kenyong….
Q rindu pada guru mungil yg selalu marah saat masuk kelaz q….
Q rindu disaat kita menangis tersedu-sedu saat akan ujian…
Q rindu……..

Andaikan q boleh meminta q ingin sekali kembali seperti dulu…


Tiada hari tanpa bca quran,,,
Tiada hari tanpa teguran…
Tiada hari tanpa omelan….
Tiada hari tanpa hukuman…
Tiada hari tanpa sindiran..
Tiada hari tanpa bimbingan….
Tiada hari tanpa ulangan….
Masih tergambar jelas dihatiq kebersamaan yg begitu mesra dan hangat…..
Kini bagaikan angin yg berlalu begitu saja…
Semua tlah berbeda…
Sungguh… aku mencintaimu Karena allah….
Aku sangat berterimakasih pada bapak dan ibu guru yang senantiasa selalu memberikan nasehat ataupun petuah…… bagi kami..
Mungkin ucapan terimakasih ini tak cukup untuk membalas budi bapak ibu guru semua…

Kamis, 29 Agustus 2013

:(

aku masih belum percaya jika itu semua memang terjadi padamu dan padaku
kau hanya butuh hatiku untuk berteduh. kau hanya butuh kasih untuk istirahat
itulah yang aku tahu
karena yang kau mau adalah hatiku

hatiku dan hatimu untuk bersatu <3

dari awal kau mendekatiku, aku sudah merasa ada sesuatu yang aneh pada dirimu
tapi mungkin aku terlalu cepat untuk tau apa yg kau mau
aku hanya berusaha mengelak itu semua
tapi,
hari demi hari
ternyata kau mengungkapkan itu juga.
aku tak kaget, karena dari awal aku sudah menduga
hanya saja aku heran,
kenapa baru sekarang kau bilang seperti itu padaku
padahal sejak dulu kita saling kenal

maaf,,, aku belum bisa bahkan mungkin tdk bisa...


Minggu, 07 Juli 2013

Derai Air ata yang Tak Pernah Berhenti



Pada suatu desa dikisahkan ada sebuah keluarga yang terlihat hidup berkecukupan. Keluarga tersebut terdiri atas ayah,ibu dan dua orang gadis putrinya. Anak pertama mereka telah lulus SMA dan memutuskan untuk pergi ke kota. Ia pergi ke kota untuk mencari pekerjaan yang layak dan ia berfikir dengan bekerja ia mampu meringankan beban kedua orang tuanya.


Anak pertama mereka pun berangkat. Kini tinggallah adik sulungnya yang berada di rumah. Anak kedua sekaligus anak terakhir ini masih tergolong pelajar SMA, sehingga ia masih harus menempuh satu tahun lagi untuk bisa bekerja. Walaupun sebenarnya dalam hati ia ingin sekali seperti kakaknya. Tetapi ia sadar ia masih harus belajar dan terus belajar untuk menggapai cita-citanya.


Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, ia mendapatkan sebuah info pekerjaan yang tak jauh dari rumahnya. Awalnya ia pun bimbang menentukan pilihan, untuk mencobanya atau tidak. Akhirnya ia memutuskan untuk mencoba melamar pekerjaan tersebut, Alhamdulilah ia diterima.


Hari-hari pun berganti, tak terasa sudah tiga bulan ia menjalani pekerjaan yang sudah ia tekuni. Tetapi dalam ketukanannya terkadang ia merasa iri melihat teman-temannya yang bisa tertawa dengan riang, tersenyum, bermain dan bahagia. Tetapi ia sadar, sekarang ia tak bisa melakukan hal tersebut seperti dulu karena ia harus disibukkan dengan pekerjaan yanng ia tekuni.


Dalam hati yang paling dalam ia ingin sekali kembali melalui hari-harinya seperti yang dulu. Dalam otaknya dia juga berfikir uang bisa di cari kapan pun, tapi waktu tak pernah bisa di putar.Tapi sejujurnya ia bimbang menentukan pilihan. Ia bngung bagaiamana dengan biaya sekolahnya? Ia tahu keluarganya berkecukupan tapi ia malah tersiksa, karena bathin ia tersiksa di rumah, ia selalu melihat kedua orangtuanya berantem setiap hari, terutama masalah uang. Inilah salah satu penyebab ia ingin sekali bekerja. Tapi jauh dari itu bathinnyalah yang tak kuat menanggungnya.


Tapi apalah daya semua takdir sang Kuasa. Hanya kesabaran yang mampu ia berikan.

Bersambung ke. . . . . .


Seperti hari biasanya malam itu ia pulang dari pekerjaannya. Dengan semangat yang menggebu ia pulang dengan tujuan segera mengerjakan tugas sekolahnya. Hari itu ia memang kerja lembur hingga ia tidak ada di rumah seharian penuh. Hingga ia segera ia pulang. Tapi apa yang ia dapat sesampainya di rumah . . . .

DERAI AIR MATAnya pun TERJATUH


Menatap rumahnya yang bagaikan kapal pecah. Rumah yang tak pernah dibersihkan jika ia tak ada di rumah. Rasa lapar yang telah ia tahan sejak sore. Tapi apa???? Ia hanya melihat makanan yang dia rasa tak ingin ia makan. Ia pun memutuskan untuk memasak dengan kayu bakar dengan di genangi air mata. Air matanya pun terus terjatuh meratapi hidupnya sendiri.



Hidup berkecukupan bukan berarti bahagia.  Itu yang selalu ada di pikirannya. Mending ia hidup sederhana namun dia bahagia. Namun ia sadar inilah takdir. Dengan sabar dan tawakal ia tetap menjalaninya.


 Hingga akhirnya ia terlelap tidur. . . ..



Tak ada yang pernah tahu kapan kebahagian kan menghampirinya


hanya doa dan harapan yang mampu ia berikan.......




by:cuzzhy

Jumat, 26 April 2013

KOLASE LIMBAH ALAM


     A.  FOTO KARYA

                        Nama                        :           Eky Dimas Yuliati
                        Kelas                        :           XII IPA 3
                        No                            :           10
    B.  IDENTITAS
·         Judul karya              : The Simple House
·         Jenis karya              : Kolase Limbah Alam
·         Media                     : Triplek, kardus, limbah alam, lem kayu, serbuk kayu
·         Ukuran                     : 60 x 40 cm
·         Tahun pembuatan    : 2013


    C.   KONSEP
            Setiap hari kita akan menemukan sampah  alam di sekitar kita. Seperti  kulit rambutan, daun rambutan, daun jambu, daun jeruk dan lain-lain. Sampah alam tersebut dapat digunakan untuk membuat suatu karya seni yaitu kolase limbah alam.
            Untuk membuat suatu kolase limbah alam kita perlu menyiapkan triplek, kardus atau sterofom, serbuk kayu, lem kayu, serta bahan utama beberapa sampah alam yang sudah dikeringkan. Langkah pertama, kita membuat desain obyek yang akan di buat di triplek dan kardus. Langkah kedua, potongi desain dari kardus atau sterofom dan tempelkan pada triplek. Langkah ketiga olesi triplek dengan lem kayu dan taburkan serbuk kayu di atasnya, dan angin-anginkan di tempat yang teduh hingga mengering. Selanjutnya, tempeli dengan sampah alam yang berupa dedaunan, kulit kayu atau kulit buah pada triplek. Potongan dari sampah alam yang akan ditempel dapat dibentuk puzzle, bentuk beraturan maupun tak beraturan sesuai dengan selera. Setelah semua gambar tertutupi dengan tempelan sampah alam, selanjutnya membuat garis-garis detail gambar. Dalam membuat kolase limbah alam perlu diperhatikan untuk pemilihan warna (coklat sedang, coklat tua, coklat muda) dan tekstur dari sampah yang kita gunakan. Karena itu merupakan hal yang sangat mempengaruhi nilai real kolase yang di buat.

     D.  PENGALAMAN MEMBUAT KARYA
            Dari awal Bapak guru menyampaikan bahwa untuk semester 2 akan diberi tugas membuat Kolase Limbah Alam, saya mencoba mengamati dan memperhatikan contoh karya – karya yang ada di sekolah. Setelah beberapa kali saya mengamati, saya berpikir bahwa ini akan terlalu sulit bagi saya. Karena saya bukan tipe orang yang telaten-telaten sekali. Tapi setelah saya melaksanakan apa yang ditugaskan Bapak guru untuk mulai mencari bahan-bahan untuk karya tersebut, ternyata tak sesulit yang saya pikirkan. Saya mulai mencari-cari limbah dapur yang ada di rumah saya. Di dapur saya menemukan, kulit kacang, kulit rambutan, kulit salak, kulit bawang, janggelan jagung dan bathok kelapa. Hehe… namanya juga seniman amatiran. Saking cerdasnya saya, membuat saya kelupaan bahwa seharusnya saya hanya mencari bahan-bahan yang akan saya pakai saja. Jadi tak membuang-buang waktu untuk mencari limbah yang sama sekali tidak saya perlukan. Oke,,, pencarian tak berhenti sampai di situ. Saat saya di ajak mbok (nenek) saya untuk mencari makanan kambing di rumah mbah yut saya. Saya juga ikut-ikutan memunguti daun-daun kering di kebun. Saya memunguti daun nangka, lamtoro, serta kulit pohon keres di depan rumah mbah yut saya. Karena kebetulan waktu itu mbah yut kakung saya sedang memotongi pohon keres. Saya pikir struktur kulitnya yang unik mampu memperindah karya yang akan saya buat. Sampai-sampai mbah yut putri ngomel-ngomel karena saya memunguti limbah alam yang tidak selayaknya saya punguti. Setelah saya jelaskan untuk apa saya memunguti itu semua, beliau malah tertawa… “Cah sakiki sekolah kok neko-neko ae” begitu katanya. Saya hanya tersenyum.
            Hari jumat tiba, bapak guru masuk kelas dan menerangkan apa saja yang dibutuhkan dan perlu di bawa untuk pertemuan yang akan datang. Diantaranya di suruh membawa triplek, lem kayu, limbah alam, kardus. Alhamdulillah di rumah saya masih punya lem kayu, sisa buat praktek fisika kelas XI serta kardus ,,, di rumah juga ada. Jadi tinggal cari limbah alam yang lain aja. Kalau triplek udah disediakan kelas. Selanjutnya mencari gambar yang akan dibuat untuk obyek kolase. Untungnya hari itu saya membawa laptop, jadi tak begitu ribet. Karena  ada anak yang udah menemukan gambar menurutnya bagus tapi ternyata terlalu rumit. Aku pun sampai maju 2x kalau gak salah. Alhamdulillah yang ke 2 di ACC oleh Bapak guru.
            Malangnya nasib saya, di pertemuan selanjutnya waktu pembagian triplek saya malah pergi pinjam gunting besar di kelas XI IPA 4. Al hasil saya tak dapat trilek baru dech.  Tapi, whateverlah. Banyak jalan menuju Roma.Setelah melihat saya dan lutfi tak dapat triplek baru teman-teman pada ribet untuk mencarikan triplek bekas di gudang. Melas banget ya. Tapi triplek itu gak begitu berpengaruh. Yang terpenting itu gimana caranya menyusun karya dengan sekreatif mungkin. Hanya itu yang ada di pikiran saya. Dan yang yang saya tidak menyangka sekali, waktu saya dan Lutfi membersihkan triplek bekas saya teman-teman sangat antusias untuk membantu saya dan Lutfi. Jadi terharu… (hehe). Ya, itulah indahnya kebersamaan.
Dalam membuat karya ini, dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan yang sangat tinggi. Dengan membuat karya ini saya belajar bersabar untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan harus berani mencoba-coba untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Bahkan dalam membuat pohon pada karya saya, saya harus bongkar pasang sebanyak 3 kali. Sungguh melelahkan, tapi setelah melihat hasil akhirnya, saya jadi bangga pada diri saya sendiri. Ternyata saya mampu membuat sendiri suatu karya yang awalnya, saya sendiri tidak yakin apakah saya mampu menyelesaikannya atau tidak. Tapi dengan modal “bonek” ternyata saya mampu menyelesaikannya dengan hasil yang maksimal.