Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

Simphoni Kegelapan

Matahari menyenja di peraduan sayup sayup bayu membelai rindu gradasi senja menghitam perlahan kemilau berlian bertaburan di pekatnya malam  syahdu... kupandang pandang tak kuasa ku berkedip  simphoni kegelapan yang indah adakah yang lebih indah dari malam? saat panggilan Tuhan mulai mengalun merdu diantara gegap gempita dunia ? jutaan manusia keluar peraduan menuju rumah TuhanNya melangitkan harapan untuk penghidupan menceritakan beban hidup yang tak berkesudahan   atau... melepaskan harapan yang belum nampak diharapkan    Duhai malam... taburan bintang menebus rasa rinduku  berjam jam tak bertemu masih kupandang pekatnya malam dalam lautan gemintang  bermuaralah pada pencahayaan yang menawan  duhai rembulan... kaukah itu? diapun terdiam tersenyum menatap dalam diamnya hanya diam dan terus  mengembangkan senyuman hingga usai kau menghilang

Waktu...

Waktu...  hari ke hari penuh warna warni indah bagaikan pelangi  hari ke hari...  kesempatan berganti  tak akan datang lagi  waktu berlalu tanpa mau menunggu  gunakan dia dengan bijaksana  waktu...  tak akan pernah bisa terulang  tak akan pernah mundur  janganlah kau sia siakan  selagi ada...  berjuanglah...  kau tak akan kalah  kalah itu hanya untuk dia... yang menyerah tak mau berjuang...  waktu...  percayalah...  sabarlah...  ikhtiarmu akan terbayar  LUNAS...

MARI BERPUISI TENTANG ENGKAU

Tahun ini, kau bawa aku lari. berlari ke jalanan sunyi yang baru kujumpai. bahkan aku harus berkenalan dengan dedaunan, rumput, dan udara. sang surya pun nampak berbeda. hingga senja usai, aku masih termangu. menatap kemilau bintang dan rembulan. hingga suatu massa. kau seret aku tuk berlari tanpa kenal ruang dan waktu. bersembunyi dalam gegap gempita kehidupan. tenggelam dalam lautan pemikiran nakal untuk maju. namun, yang kutemui hanya sendu. karena kau masih saja sabar menunggu. menunggu sang waktu menutup waktumu. jika kau masih sedia menunggu. tunggulah. apa salahnya menjemput bola. apa salahnya kita mengembangkan diri. karena bakti pada negeri tak kan pernah mati. daun daun kian berguguran. buah punya biji. biji tumbuh berkembang. apa iya sampai kini kau masih ingin disini? engkau... sini adek bisiki "ya... mau ya...." Engkau... sini berbenah. karena semangatku tak pernah patah. meski kau paksa aku tuk menyerah.

Mawar Berduri

Indah... Merah merona menggairahkan Fisikmu mengangumkan Kamu memiliki berjuta cara untuk menakhlukan dunia Kemampuanmu bahkan banyak diperhitungkan Ku coba mendekatimu Karena aku ingin memilikimu Tapi di balik keindahanmu Ada duri duri yang tajam menghiasi tubuh molekmu Aku ingin menyentuhmu Tapi aku akan tersakiti Kau indah, tapi itu semua terlalu menyakitkan. Mungkin seperti itu apa yang sebenarnya terjadi Kau indah, tapi keindahan itu menjadi semu saat duri duri tajam itu hadir Kau.. Semu, ada tapi tak bisa ku gapai Aku sangat merindukan dan menginginkanmu Tapi memilihmu sama saja dengan menyakiti diriku sendiri Semua terlalu sulit untuk dijelaskan dengan panjang lebar Beginilah adanya merindukan tapi enggan untuk mengatakan Mencintai tapi enggan untuk menyatakan Kesemuanmu sungguh terlalu hai mawar berduriku
Maaf… Maaf aku mencintaimu… Tapi aku tak sanggup untuk meraihmu Aku tak bisa bersamamu Aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan Maaf jika perasaanku ini memberatkanmu Karena aku meninggalkanmu tapi aku masih mengganggu kehidupanmu Aku mencintaimu Tapi cintaku tak bisa tersampaikan Orang lain yang bisa menyalurkan cintanya padamu Jujur aku menyesal tidak mengejarmu, tapi semua akan lebih menyakitkan Jika aku tetap mengejarmu dengan hati yang terbelenggu oleh kewajibanku Mungkin aku terlalu naif, Tapi sekali lagi maaf Biarkan aku mencintaimu tanpa harus mereka tahu Tanpa mereka harus mengerti Karena aku sudah tak sanggup untuk memperjuangkanmu lebih dari ini Memperjuangkanmu untuk menjadi kebanggan keluarga kita Maaf jika cinta ini menyakitimu Andai Tuhan mengijinkan aku untuk mencintaimu lebih dari ini Tapi sudahlah… Ini jalanku, dan jalanmu bukan jalanku Bersemangatlah untuk memperjuangkan hidup keluarga itu Kebanggaanku Aku yakin Kebangganku mampu Aku yakin Kebangganku lebih heba...

"Harapan Sang Revolusi Keji"

Saat sayap-sayapku patah Kepada siapa aku akan bersandar Saat air hujan tak kunjung jatuh Kepada siapa aku akan meminta Saat aku tertunduk tak berdaya Siapa yang mampu menegakkan kepalaku "Tengoklah masa keemasan bagi hidupmu Saat kamu tersenyum dengan segala keikhlasan dan ketulusan hatimu Dekat dengan cahaya-NYA" Hal kontras yang kini terungkap Kenyataan pahit yang harus kau akui Ketika harapan berbanding terbalik dengan kenyataan Ketika hati tlah ternodai dengan segala revolusi kejimu Masihkah kau tetap di sini? Masihkah kau terus berharap? sedangkan senja telah menyapa dan bintang gemintang tlah terbangun dari peraduannya tapi itu bukan akhir dari segalanya masih ada mentari esok yang memberimu kehangatan sinarnya memberi kekuatan bagi setiap makhluk yang memandangnya jadilah dirimu seperti mentari pagi yang tak kunjung berhenti berharap hingga akhir nanti "PERBAIKI DIRI UNTUK MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK"
the beautiful is fleeting Also on me and you Now we are far away from each other You used to be so good to me Now, it's only anger that you give to me Maybe i was not your best friends I was only able to cry, and cry.. What's in my heart if it's magic to make you happy Friend, I just want you to know That i really love you Although you really hate me ''I ALWAYS REMEMBER 'n LOVE YOU''

Beruntungnya Aku !

aku masih diberi anugrah untuk hidup, melihat indah dunia, Menikmati udara pagi yg segar, Betapa beruntungnya aku... Aku masih bisa berdiri, masih bisa b'jalan, Masih bisa bicara,,, Dan masih mampu mendengar, Sedang di luar sana??? banyak orng yg tak mampu berdiri Duduk manis dikursi rodanya Sungguh,,, beruntungnya aku. Ditengah perekonomian keluarga yang pas2an Aku masih bisa naik sepeda motor ke sekolahh,,, Sedang di luar sana, Banyak anak yg naik sepeda bahkan jalan kaki untuk ke sekolah,,, Betapa beruntungnya aku... Di sekian banyak kecelakaan yang ku temui hari ini... sungguh, betap beruntungnya, Aku bukan salah satu dri mereka yang tersungkur meringis kesakitan di jalan raya mengenyam pendidikan yang layak..??? Tak semua orng mampu mendapatkannya... Tapi aku,,,, Aku mendapatkannya... ''Beruntungnya Aku'' Beruntungnya aku masih bisa hidup, hingga detik ini,,,, dan sampai akhir nanti aku masih ingin menjadi golongan orang bersyukur....

“KAU UJIAN BAGIKU”

Dulu aku malu jalan disampingmu Kini, aku selalu ingin di sampingmu Dulu aku kikuk saat bersamamu Sekarang aku ingin selalu bersamamu dan menatap wajah indahmu aku ingin selalu tersenyum saat memandangmu Entahlah, Semua terasa   begitu membingungkan Aku merasa tak butuh ketika kau ada Dan aku merasa kehilangan ketika kau pergi Sungguh sulit bagiku untuk menterjemahkannya Di sisi lain Hatiku begitu sibuk memikirkan semua kenangan indah tentangmu Bimbang, Cintakah aku? Atau   hanya sekedar kagum? Pada sosokmu yg selalu disampingku Ketika aku benar benar   memikirkanmu, Ketika itu pula aku menepis Menepis   benih cinta yang kau sebar di sisi sisi relung hatiku Karena “KAU UJIAN BAGIKU”

"KISAHKU"

Aku tak tahu sampai kapan rasa ini masih tumbuh di hati Setelahh semua perlakuanmu Kau jalan dengan wanita lain di hadapanku OH TUHAN, Sungguh semua mengingatkan padanya? Apakah aku masih menyimpan rasa? Setelah  kepergiannya Haruskah ku mencintainya? Haruskah ku mengingatnya? Bahkan merindunya? Sungguh aku galau  Kebimbangan setiap saat merasuki sukma ragaku Ketika ku baca kisah syahdu Bayangannya kembali muncul   di benakku Haruskah aku membenci atau membuang semua kisah-kisah syahdu itu?? Walaupun harus aku akui bahwa kisah syahdu itulah yang membuatku bertahan hinggga sekarang by: kimmy

"HARAPANKU"

"MULAI HARI INI TIADA HARI YANG TAK INDAH" itulah pernyataanku di hari itu entahlah, aku telah lelah dengan keGALAUanku selama ini aku pikir, semua yang aku lakukan selama ini hanya sia-sia sok cengeng, menangis di depan cermin ngobrol dengan diri sendiri dan menyesali masa lalu aku pikir itu semua sia-sia dan sekarang aku menyadari, aku harus tersenyum aku harus ceria menatap lurus ke depan untuk masa depan yang cerah ALLAH bersama prasangka hambanya jadi, sudah seharusnya aku berprasangka baik agar semua jadi lebih mudah dan indah kini, aku sudah kelas 3 SMA masa-masa yang penuh ujian dimana aku harus memilih memilih pilihan yang terbaik untuk masa depan ingin jadi jutawan atau gelandangan??? orang tuaku adalah motivator teratasku akan aku tunjukan pada dunia bahwa "AKU PASTI BISA"