Langsung ke konten utama

Postingan

Maaf… Maaf aku mencintaimu… Tapi aku tak sanggup untuk meraihmu Aku tak bisa bersamamu Aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan Maaf jika perasaanku ini memberatkanmu Karena aku meninggalkanmu tapi aku masih mengganggu kehidupanmu Aku mencintaimu Tapi cintaku tak bisa tersampaikan Orang lain yang bisa menyalurkan cintanya padamu Jujur aku menyesal tidak mengejarmu, tapi semua akan lebih menyakitkan Jika aku tetap mengejarmu dengan hati yang terbelenggu oleh kewajibanku Mungkin aku terlalu naif, Tapi sekali lagi maaf Biarkan aku mencintaimu tanpa harus mereka tahu Tanpa mereka harus mengerti Karena aku sudah tak sanggup untuk memperjuangkanmu lebih dari ini Memperjuangkanmu untuk menjadi kebanggan keluarga kita Maaf jika cinta ini menyakitimu Andai Tuhan mengijinkan aku untuk mencintaimu lebih dari ini Tapi sudahlah… Ini jalanku, dan jalanmu bukan jalanku Bersemangatlah untuk memperjuangkan hidup keluarga itu Kebanggaanku Aku yakin Kebangganku mampu Aku yakin Kebangganku lebih heba...

Lamaran Pertamaku

Hari itu menjadi hari yang sangat menegangkan di hidupku. Aku bangun sangat pagi hari itu. Mempersiapkan ini itu. Mandi, mememilih pakaian yang rapi dan nyaman untuk ku pakai. Mentari bersinar cerah hari itu, seakan ikut memberikan semangat dan energi untuk bergegas. Beberapa pesan singkat penyemangat bahkan tak meredakan ketegangan yang aku alami. Jari-jariku perlahan membeku. “Huft… Bismillah… jika ini memang jalanku maka Allah akan mempermudah semuanya dan jika memang ini bukan jalanku aku siap untuk mencari jalan lain” begitu pikirku. Hari itu hari jum’at, kita janjian pukul 10.00 WIB. Pukul 08.30 aku sudah berangkat. Selama diperjalanan menuju TKP hatiku berdegup lebih cepat dari biasanya, aku mencoba mengendalikan diriku. Akhirnya aku sampai di dekat kampus. Ku buka hp, baru pukul 09.00. Aku bingung harus kemana, akhirnya aku putuskan untuk ke kampus sambil menunggu waktu. Ku parkirkan supriX dan langsung bergegas menuju masjid. Di sana aku menghafalkan beberapa doa yang saki...

Surat Untuk Dulurku

Assalamualaikum selamat ya untuk semua teman-temanku yang sudah mulai meniti karir. selamat juga bagi kalian yang sudah menikah. Bagi teman-teman yang sudah bekerja, keep spirit karena perjuangan kalian tidak berhenti sampai di situ saja. karena kita harus senantiasa meningkatkan kualitas diri dan kepekaan terhadap lingkungan Jujur, aku sangat bangga dengan kalian. Apapun pekerjaan kalian itu sangat lebih baik dari pada aku yang masih meminta orang tua. rasanya malu sekali pada kalian. Sudah bisa kerja sendiri, itu sesuatu banget. sedang aku masih kuliah baru akan naik semester 5. masih lama jika aku harus menunggu ijasahku keluar dulur. Dulur, àpa kamu nyaman dengan pekerjaanmu sekarang? Apa kamu menikmatinya? bagaimana kualitas waktumu dengan orang tua dan sahabat? berkurangkah? atau masih seperti dulu? salah satu hal yang kurang aku suka ketika melihat orang yang sudah bekerja, kuantitas waktu untuk keluarga dan sobat akan berkurang. Tapi aku harap kalian masih semangat untuk m...

Sore Ini

Alhamdulillah masih bisa menikmati indahnya ramadhan bersama keluarga :). setelah selesai masak semua berkumpul di ruang tamu. Kecil, tapi sudahlah. Alhamdulillah :) Bicara tentang puasa pasti ujung-ujungnya ke lebaran, selanjutnya kapan libur? terus kapan pulang? terus pulang kemana dulu? malang? magetan? atau.... begitu seterusnya? hingga terjadi percakapan antara ibu dan aku Ibu:"yo sok nek bar UAS manthuk karo adek nek magetan gak opo-opo lo mbak?" Aku:"terus buk, ten malange kapan?" Ibu:"yo sok bar bodo to..." bapak nyauti, "nek magetan ojo suwe-suwe" Ibu: iyo, sakiki aku kok piye ngono. enak nek omahe dewe yo le" Aku: aku kan durung duwe omah, dadi yo.... (teruskan sendiri :) ) aku langsung berpikir, aduh rumah. memang ya kalau sudah punya rumah sendiri itu enak. sejelek-jelek dan sesempit apapun yang penting sudah tinggal di rumah sendiri. mau ngapain sok... wong rumah sendiri. mau ngatur ini, itu monggo... wong griyo, griyo kulo....

Ramadhan sebentar lagi 😊😊😊

Ya Rabb, sampaikanlah umurku di bulan Ramadhan" aamiin. assalamualaikum sobat kimo 😊 khaifa khaluq? alhamdulillah, semoga senantiasa dalam lindungan Allah ya 😊. sekarang sudah tanggal 9 Juni 2015 lo 😊, sebentar lagi bulan Ramadhan. tinggal menghitung hari saja 😊. coba, apa yang sobat kimo rindukan di bulan yang penuh dengan berkah ini? makanankah? suasana? keluarga? 😊 kalo aku sih paling rindu suasananya, karena di bulan ini kita dapat mendengar lantunan ayat-ayat Al-Qur'an sampai malam, bahkan disepanjang waktu. masjid, musola yang dihari hari biasa sepi, jadi ramai penuh dengan jamaah sholat tarwih. belum lagi waktu tadarus. emmm! banyak teman dan makanan2 yang mendampingi. aku rindu sekali dengan aktivitas yang dulu sering aku lakukan di kampungku di waktu ramadhan. mulai dari sahur bareng, sekolah dengan teman-teman yang gokil, ngaji sama malaikat-malaikat kecil yang ngegemesin, tarwih dengan malaikat kecil yang membuat sang imam dan makmum miss, sampai tadarus pul...

Tentang Aku, Lupa dan Helmku

setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. 2 hal itu merupakan 1 paket yang sudah dianugerahkan Tuhan untuk kita. Begitu juga denganku. Bicara tentang kelebihan, ah sudahlah. itu tentu bukan sebuah masalah untukku. Tapi bagaimana dengan kekuranganku. Mereka, sering menganggap aku lebih. Tapi mereka tidak pernah tahu betapa berat konflik batin yang terjadi di diriku. setiap malam otakku selalu berdebat untuk mencari jawaban-jawaban konyol. Tentang kekuranganku. 1. Pelupa... sebenarnya sudah lama aku mengidap sindrom ini 😄, entahlah mungkin karena otakku dulu terlalu aku forsir atau memang "gawan bayi" yang baru aku sadari, aku tak mengerti. Dulu pernah aku lupa tak membawa helm waktu berangkat sekolah. tepatnya waktu aku kelas 3 SMP. "aku berangkat sekolah dengan santai, werrrrr. beberapa saat kemudian ada sesuatu yang esis2 di kepalaku. aku lihat ke spion. astaghfirullah... lali gak gowo helm cah... pie perasaanmu jajal? langsung belok, weerrrrrr. teko omah malah...

Kepingan Hidupku :)